Veal: Mengenal Daging Sapi Muda dan Karakteristiknya

Veal adalah jenis daging yang berasal dari anak sapi berusia muda. Dalam dunia kuliner internasional, veal dikenal sebagai bahan makanan premium karena teksturnya yang sangat lembut, serta cita rasanya yang halus. Namun, masih banyak orang yang belum memahami apa itu veal, perbedaannya dengan daging sapi biasa, serta bagaimana penggunaannya dalam masakan.


Apa Itu Veal

Veal adalah daging yang diperoleh dari anak sapi yang umumnya berusia antara 2 minggu hingga 6 bulan. Karena usianya yang masih sangat muda, serat ototnya belum berkembang sepenuhnya. Inilah yang membuat daging veal memiliki tekstur lebih empuk dan rasa yang lebih ringan dibandingkan daging sapi dewasa (beef). Veal banyak digunakan dalam masakan Eropa, terutama Italia dan Prancis, dan sering dianggap sebagai bahan utama dalam hidangan kelas atas.


Ciri-Ciri Daging Veal

Veal memiliki karakteristik yang cukup berbeda dari daging sapi biasa, yaitu:


1. Warna lebih pucat

Veal berwarna merah muda hingga putih keabu-abuan, tidak merah tua seperti beef.


2. Tekstur sangat lembut

Serat dagingnya halus dan empuk, bahkan tanpa proses marinasi lama.


3. Rasa ringan dan tidak terlalu “berdaging”

Cocok dipadukan dengan saus krim atau bumbu yang lembut.


4. Kadar lemak lebih rendah

Dibandingkan daging sapi dewasa, veal cenderung lebih rendah lemak.


Jenis-Jenis Potongan Veal

Seperti daging sapi, veal juga memiliki berbagai potongan yang digunakan untuk kebutuhan masakan berbeda, antara lain:

  • Cutlet: Irisan tipis dari paha atau punggung, sering digunakan untuk schnitzel.
  • Shank: Potongan tulang kaki, bahan utama hidangan osso buco.
  • Loin: Bagian punggung yang sangat lembut, cocok untuk dipanggang.
  • Shoulder: Digunakan untuk masakan slow-cooked atau semur.


Penggunaan Veal dalam Masakan

Veal sangat populer dalam masakan Barat dan sering dijumpai pada hidangan klasik, seperti:

  • Osso Buco (Italia)
  • Veal Piccata
  • Veal Marsala
  • Wiener Schnitzel
  • Blanquette de Veau (Perancis)

Karena rasanya yang ringan, veal cocok dipadukan dengan saus berbasis krim, mentega, anggur, atau kaldu ringan.


Kandungan Gizi Veal

Selain lezat, veal juga mengandung berbagai nutrisi penting, seperti:

  • Protein berkualitas tinggi untuk pembentukan otot
  • Zat besi untuk membantu pembentukan sel darah merah
  • Vitamin B12 untuk kesehatan saraf
  • Zinc untuk mendukung sistem imun

Dengan kandungan lemak yang relatif lebih rendah, veal sering dianggap sebagai alternatif protein hewani yang lebih ringan.


Apakah Veal Aman Dikonsumsi

Veal aman dikonsumsi selama dimasak dengan suhu yang tepat, dan sampai matang. Seperti daging lainnya, veal mentah atau setengah matang berisiko mengandung bakteri. Oleh karena itu, penting untuk memastikan proses penyimpanan dan pengolahan yang higienis.


Kesimpulan

Veal adalah daging dari anak sapi yang terkenal akan teksturnya yang lembut dan rasanya yang halus. Dengan karakteristik unik, veal banyak digunakan dalam masakan klasik Eropa dan menjadi pilihan favorit di restoran fine dining. Meski harganya cenderung lebih mahal dibandingkan daging sapi biasa, kualitas dan kelezatan veal menjadikannya bahan yang istimewa untuk berbagai hidangan.

Jika Anda ingin mencoba pengalaman kuliner yang berbeda, veal bisa menjadi pilihan menarik untuk dieksplorasi di dapur Anda.

Baca Juga: Apa Itu Burrata: Keju Italia Lembut dengan Isian Creamy yang Menggoda

You Might Like

More Post >
Card image cap

Iberico ham adalah salah satu jenis ham paling mewah dan berkualitas tinggi di dunia. Berasal dar ...

Continue Reading
Card image cap

Pancetta adalah salah satu jenis daging olahan khas Italia yang sering digunakan dalam berbagai h ...

Continue Reading
Card image cap

Salmon merupakan salah satu ikan yang sangat populer karena rasanya lezat dan kandungan gizinya y ...

Continue Reading

Discussion