Wild Caught Salmon vs Farmed Salmon: Apa Perbedaannya dan Mana Yang Lebih Sehat

Salmon merupakan salah satu ikan yang sangat populer karena rasanya lezat dan kandungan gizinya yang tinggi, terutama asam lemak omega-3. Namun, saat membeli salmon, Anda mungkin sering melihat dua label berbeda, yaitu wild caught salmon (salmon liar) dan farmed salmon (salmon budidaya). Lantas, apa sebenarnya perbedaan keduanya? Artikel ini akan membahas perbedaan salmon liar dan salmon budidaya dari berbagai aspek penting, mulai dari asal, nutrisi, rasa, hingga dampaknya bagi kesehatan.


Perbedaan Wild Caught Salmon dan Farmed Salmon

Beberapa perbedaan utama wild caught salmon dengan farmed salmon adalah:


1. Asal dan cara budidaya

Wild caught salmon adalah salmon yang ditangkap langsung dari alam bebas, seperti lautan, sungai, atau perairan alami lainnya. Ikan ini hidup secara alami, dan bermigrasi sesuai siklus hidupnya tanpa campur tangan manusia.

Sementara itu, farmed salmon adalah salmon yang dibudidayakan di peternakan ikan atau keramba laut. Salmon jenis ini dipelihara dalam lingkungan terkontrol, dan diberi pakan khusus untuk mempercepat pertumbuhan.


2. Kandungan nutrisi

Dari segi nutrisi, kedua jenis salmon sama-sama kaya protein, vitamin D, dan omega-3. Namun, terdapat beberapa perbedaan kandungan gizi.

Wild caught salmon umumnya memiliki:

  • Kalori dan lemak yang lebih rendah
  • Omega-3 alami dari makanan laut yang dikonsumsinya
  • Kandungan vitamin dan mineral yang lebih seimbang

Farmed salmon cenderung memiliki:

  • Lemak total yang lebih tinggi
  • Omega-3 yang tetap tinggi, tetapi dipengaruhi oleh pakan buatan
  • Kandungan omega-6 yang lebih besar akibat pakan berbasis nabati


3. Rasa dan tekstur

Perbedaan wild caught salmon dan farm raised salmon

Image by Wild Alaskan Company


Dari segi rasa, wild caught salmon biasanya memiliki tekstur yang lebih padat, dan rasa yang lebih kuat serta alami. Warna dagingnya cenderung merah tua karena pola makan alaminya.

Sebaliknya, farmed salmon memiliki tekstur yang lebih lembut dan rasa yang lebih ringan. Warna dagingnya sering kali lebih cerah dan seragam karena pengaruh pakan yang diformulasikan khusus.


4. Keamanan dan kandungan zat tambahan

Wild caught salmon relatif lebih bebas dari antibiotik dan bahan kimia tambahan karena hidup di alam liar. Namun, wild caught salmon bisa terpapar polutan laut seperti merkuri, meski umumnya masih dalam batas aman.

Di sisi lain, farmed salmon berisiko mengandung residu antibiotik (meski kini semakin diawasi ketat), dan pewarna tambahan pada pakan untuk menghasilkan warna daging yang menarik.

Jika ingin membeli farmed salmon, penting untuk membelinya dari produsen terpercaya, yang menerapkan standar budidaya berkelanjutan.


5. Harga dan ketersediaan

Wild caught salmon biasanya lebih mahal dan ketersediaannya musiman. Sementara itu, farmed salmon lebih terjangkau, tersedia sepanjang tahun, dan lebih mudah ditemukan di pasaran.


Kesimpulan

Perbedaan wild caught dan farmed salmon terletak pada asal, kandungan nutrisi, rasa dan tekstur, serta ketersediaannya. Wild caught salmon unggul dari sisi kealamian dan rasa, namun farmed salmon menawarkan harga yang lebih terjangkau dan ketersediaan yang stabil. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda. Yang terpenting, pastikan salmon yang dikonsumsi berasal dari sumber yang aman dan terpercaya.

Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat memilih jenis salmon yang paling sesuai untuk gaya hidup dan kesehatan Anda.

Baca Juga: 4 Jenis Talenan dan Kegunaannya di Dapur

You Might Like

More Post >
Card image cap

Dalam dunia kuliner Italia, guanciale adalah salah satu bahan penting yang sering disebut da ...

Continue Reading
Card image cap

Ikan Mujair, juga dikenal sebagai ikan Tilapia Mossambica, adalah spesies air tawar yang populer, ...

Continue Reading
Card image cap

Ketika berbicara tentang hidangan laut, dunia ikan menawarkan berbagai pilihan, masing-masing den ...

Continue Reading

Discussion