Devein Shrimp: Mengapa Urat Hitam Di Punggung Udang Perlu Dibuang

Devein Shrimp: Mengapa Urat Hitam Di Punggung Udang Perlu Dibuang
Image by insjoy

Udang adalah salah satu seafood paling populer di dunia, digunakan dalam berbagai hidangan seperti tumisan, sup, pasta, hingga sushi. Namun sebelum dimasak, udang sering melalui proses yang disebut “deveining”. Lantas, mengapa urat hitam di punggung udang perlu dibuang? Apakah wajib, atau hanya soal estetika? Artikel ini akan membahas alasan kesehatan, rasa, dan kebersihan di balik proses devein shrimp.


Apa Itu Devein Shrimp

Devein shrimp adalah proses pembuangan “urat” berwarna hitam atau gelap yang terlihat di punggung udang. Meskipun disebut urat, bagian ini sebenarnya adalah saluran pencernaan udang, yang berisi sisa makanan dan kotoran. Urat ini biasanya terlihat jelas pada udang berukuran besar, terutama udang laut.


Mengapa Urat Udang Perlu Dibuang

Beberapa alasan mengapa urat udang perlu dibuang adalah:


1. Menghilangkan kotoran

Alasan utama deveining adalah kebersihan. Saluran pencernaan udang bisa mengandung pasir, lumpur, dan sisa makanan dari habitat aslinya. Jika tidak dibuang, bagian ini tetap aman untuk dimakan, tetapi secara higienis kurang menarik.


2. Meningkatkan rasa udang

Urat udang dapat memberikan rasa pahit atau berpasir, terutama jika ukurannya besar.

Dengan membuang uratnya, rasa udang menjadi:

  • Lebih bersih
  • Lebih manis alami
  • Tidak meninggalkan aftertaste yang aneh

Inilah alasan mengapa restoran dan chef profesional hampir selalu melakukan deveining.


3. Tampilan lebih menarik

Dari sisi visual, urat hitam di punggung udang bisa terlihat kurang menggugah selera, terutama untuk hidangan premium seperti:

  • Shrimp cocktail
  • Udang bakar
  • Sushi atau sashimi udang

Deveining membuat tampilan udang lebih bersih dan elegan.


4. Standar keamanan dan kualitas makanan

Dalam industri kuliner dan makanan beku, deveining sering menjadi standar kualitas. Udang yang sudah dibersihkan uratnya dianggap lebih siap saji, dan memenuhi ekspektasi konsumen.


Apakah Aman Makan Udang Tanpa Devein

Ya, udang memang tetap aman untuk dimakan meski tidak di devein. Saluran pencernaan udang tidak beracun. Namun dari segi kebersihan, rasa, dan estetika, deveining tetap menjadi pilihan terbaik, terutama untuk hidangan utama.


Cara Devein Udang dengan Mudah

Seorang membuang "urat" udang, atau saluran pencernaannya

Image by insjoy

Berikut adalah cara untuk membuang perut udang:

  1. Kupas kulit udang terlebih dahulu
  2. Buat sayatan kecil di punggung udang
  3. Angkat urat hitam menggunakan ujung pisau atau tusuk gigi
  4. Bilas udang dengan air bersih

Proses ini cepat dan bisa dilakukan dalam hitungan detik per ekor.


Kesimpulan

Mengapa urat udang perlu dibuang? Jawabannya sederhana, yaitu untuk kebersihan, rasa yang lebih enak, dan tampilan yang lebih menarik. Meskipun tidak wajib dan aman jika dimakan, deveining adalah praktik terbaik dalam pengolahan udang, terutama untuk hidangan berkualitas tinggi. Jika Anda ingin hasil masakan udang yang maksimal, membuang urat udang adalah langkah kecil dengan dampak besar.

Published : 18/01/2026
Written By : The Healthy Belly

You Might Like

More Post >
8 Tips Memasak Ikan Air Tawar Agar Tidak Bau Lumpur
Continue Reading
7 Tips Memasak Cumi Agar Tidak Alot
Continue Reading
MEET the AUTHOR
The Healthy Belly

Discussion

Top Picks

Apa Itu Yusheng (鱼生): Tradisi Kuliner Imlek Penuh Makna dan Keberuntungan
Continue Reading
Mengapa Urine Bau Setelah Makan Petai: Ini Dia Penjelasan Ilmiahnya
Continue Reading
Tinja Menjadi Warna Merah Setelah Makan Buah Naga: Apakah Berbahaya
Continue Reading
Diet Detox: Apakah Benar-Benar Membersihkan Racun dari Tubuh
Continue Reading