Apa Itu Yusheng (鱼生): Tradisi Kuliner Imlek Penuh Makna dan Keberuntungan

Image by Thai Liang Lim
Yusheng (鱼生) adalah hidangan salad ikan mentah khas komunitas Tionghoa yang sangat populer saat Tahun Baru Imlek, terutama di Singapura, Malaysia, dan juga dikenal luas di Indonesia. Hidangan ini bukan sekadar makanan, tetapi sarat akan makna simbolis, doa, dan harapan akan kemakmuran di tahun yang baru.
Apa Itu Yusheng (鱼生)
Secara harfiah, Yusheng berarti “ikan mentah”. Kata “yu” (鱼) terdengar seperti kata “kelimpahan” (余) dalam bahasa Mandarin, sementara “sheng” (生) berarti hidup atau “bertumbuh”. Oleh karena itu, Yusheng melambangkan kelimpahan, pertumbuhan, dan keberuntungan.
Mengapa Yusheng Identik Dengan Imlek
Yusheng biasanya dinikmati di awal Tahun Baru Imlek, bahkan sering menjadi hidangan pertama saat makan bersama keluarga atau rekan bisnis. Hal ini melambangkan permulaan yang baik, persatuan, serta harapan akan tahun yang penuh kesuksesan.
Di Indonesia, Yusheng juga kerap hadir dalam acara:
- Makan malam keluarga besar
- Jamuan bisnis
- Perayaan Imlek di restoran Chinese food
Sejarah dan Asal Usul Yusheng
Meski sering dianggap sebagai tradisi Tiongkok kuno, tradisi makan Yusheng sebenarnya berkembang di Asia Tenggara. Hidangan ini dipopulerkan pada tahun 1960-an oleh para koki di Singapura, yang kemudian dikenal sebagai Four Heavenly Kings dalam dunia kuliner.
Dari Singapura, tradisi Yusheng menyebar ke Malaysia dan Indonesia, khususnya di kalangan keluarga Tionghoa Peranakan. Kini, Yusheng telah menjadi ikon kuliner Imlek di kawasan ini.
Makna Dibalik Bahan Yusheng
Setiap bahan dalam Yusheng memiliki arti khusus, yaitu:
1. Ikan mentah
Ikan mentah yang digunakan untuk membuat Yusheng adalah salmon atau tuna. Makan ikan saat tahun baru imlek simbolis dengan Nián Nián Yǒu Yú (年年有余), yaitu kelimpahan yang berlimpah di tahun baru.
2. Pomelo (Jeruk Bali)
Pomelo simbolis dengan Dà Jí Dà Lì (大吉大利), yang berarti semoga semua keluarga atau teman Anda mendapatkan keberuntungan dan keberkahan.
3. Lada dan kayu manis
Lada dan kayu manis melambangkan Zhāo Cái Jìn Bǎo (招财进宝), yang berarti untuk menarik harta (Bao 宝) dan kekayaan (Cai 财).
4. Minyak
Minyak simbolis dengan Cái Yuán Guǎng Jìn (财源广进), yaitu untuk memiliki kekayaan dan keberuntungan yang berlimpah.
5. Wortel
Wortel memiliki makna Hóng Yùn Dāng Tóu (鸿运当头), yaitu keberuntungan tepat di depan pintu.
6. Lobak daikon
Lobak daikon simbolis dengan Fēng Shēng Shuǐ Qǐ (风生水起) dan Bù Bù Gāo Shēng (步步高升), yaitu semoga bisnis terus makmur, atau mendapatkan promosi bagi karyawan.
7. Timun
Timun simbolis dengan Qīng Chūn Cháng Zhù (青春常驻), yaitu sebuah harapan untuk awet muda.
8. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan simbolis dengan Jīn Yín Mǎn Wū (金银满屋), yaitu sebuah rumah yang dipenuhi emas dan perak. Selain itu, kacang tanah juga merupakan simbol awet muda.
9. Biji wijen
Biji wijen memiliki makna Shēng Yì Xīng Lóng (生意兴隆), yaitu sebuah harapan agar bisnis selalu makmur.
10. Kerupuk
Kerupuk memiliki makna Biàn Dì Huáng Jīn (遍地黄金), yaitu seluruh lantai dipenuhi emas.
11. Saus plum
Terakhir, saus plum simbolis dengan Tián Tián Mì Mì (甜甜蜜蜜), yaitu semoga semua orang memiliki hubungan yang manis dan penuh kasih sayang.
Tradisi Lo Hei
Salah satu bagian paling ikonik dari Yusheng adalah ritual Lo Hei (捞起), yaitu ritual mengaduk keberuntungan. Dalam tradisi ini, semua orang di meja akan:
- Berdiri mengelilingi hidangan
- Mengaduk Yusheng bersama-sama menggunakan sumpit
- Mengangkat isian setinggi mungkin sambil mengucapkan doa dan harapan baik
Semakin tinggi Yusheng diangkat, semakin besar pula keberuntungan yang dipercaya akan datang.
Tradisi Lo Hei melambangkan:
- Optimisme
- Kebersamaan keluarga atau rekan bisnis
- Awal tahun yang positif
Ucapan Saat Melakukan Lo Hei
Saat melakukan Lo Hei, setiap bahan ditambahkan sambil mengucapkan doa dan harapan baik. Beberapa ucapan yang paling umum diucapkan adalah:
- Nián Nián Yǒu Yú (年年有余)
- Cái Yuán Guǎng Jìn (财源广进)
- Bù Bù Gāo Shēng (步步高升)
- Dà Jí Dà Lì (大吉大利)
Saat mengaduk Yusheng, semua orang akan mengangkat bahan setinggi mungkin sambil mengucapkan harapan tersebut dengan penuh semangat.
Kesimpulan
Yusheng bukan hanya hidangan Imlek yang lezat, tetapi juga penuh makna simbolis. Setiap bahan memiliki arti khusus, dan ucapan yang diucapkan saat Lo Hei mencerminkan doa untuk kesehatan, kekayaan, dan kebahagiaan di tahun baru. Tak heran jika Yusheng menjadi salah satu tradisi Imlek yang paling dinanti.
Jika Anda ingin merayakan Imlek dengan lebih bermakna, menyajikan Yusheng lengkap dengan ucapan tradisionalnya adalah pilihan yang sempurna.