Sejarah Youtiao (Cakue): Kisah Panjang di Balik Cemilan Goreng Legendaris dari Tiongkok

Image by Lcc54613
Youtiao (油条), atau lebih dikenal sebagai cakue di Indonesia, adalah salah satu street food paling ikonik dari Tiongkok. Bentuknya panjang, berwarna keemasan, dan memiliki tekstur renyah di luar, namun lembut di dalam. Hidangan ini sering disantap sebagai sarapan bersama bubur, susu kedelai, atau sup. Namun dibalik kesederhanaannya, youtiao memiliki sejarah yang sarat dengan kisah politik, budaya, dan legenda rakyat, yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Artikel ini akan membahas asal-usul youtiao, legenda yang melatarbelakangi penciptaannya, serta bagaimana makanan ini menjadi populer di berbagai negara Asia.
Apa Itu Youtiao

Image by Nungning20
Youtiao, atau cakue, adalah adonan tepung terigu yang digoreng dalam minyak panas hingga mengembang dan menjadi panjang seperti stik.
Dalam bahasa Mandarin:
- 油 (Yóu) berarti minyak
- 条 (Tiáo) berarti batang atau strip
Secara harfiah, youtiao berarti “batang goreng berminyak.”
Youtiao biasanya dimakan saat sarapan, dan sering dikombinasikan dengan:
- Bubur
- Sambal
- Sup hangat
- Susu kedelai hangat
Legenda di Balik Penciptaan Youtiao

Image by South China Morning Post
Sejarah youtiao sering dikaitkan dengan peristiwa politik pada masa Dinasti Song Selatan (1127–1279). Kisah ini berhubungan dengan seorang jenderal terkenal bernama Yue Fei (岳飛).
Yue Fei adalah jenderal patriotik yang sangat dihormati karena perjuangannya melawan invasi dari Dinasti Jin. Namun, karirnya berakhir tragis karena difitnah dan dihukum mati.
Tokoh yang dianggap bertanggung jawab atas kematian Yue Fei adalah seorang pejabat korup bernama Qin Hui (秦檜) beserta istrinya.
Kematian Yue Fei menimbulkan kemarahan besar di kalangan rakyat.
Youtiao Sebagai Simbol Protes Rakyat

Image by Pikusisi-Studio
Menurut legenda rakyat, seorang penjual makanan di kota Hangzhou menciptakan hidangan berupa dua potong adonan yang disatukan, lalu digoreng dalam minyak panas. Bentuk dua potong adonan ini melambangkan Qin Hui dan istrinya. Setelah digoreng, orang-orang merobek dan memakan adonan tersebut sebagai simbol kemarahan terhadap pengkhianat tersebut.
Makanan ini awalnya dikenal dengan nama You Zha Hui (油炸桧), yang berarti menggoreng Qin Hui. Seiring waktu, nama tersebut berubah menjadi Youtiao (油条) yang lebih sederhana.
Perkembangan Youtiao dalam Budaya Kuliner
Setelah legenda tersebut menyebar, youtiao berkembang menjadi makanan populer di seluruh Tiongkok. Teknik membuatnya juga semakin disempurnakan sehingga menghasilkan tekstur yang khas, dimana luarnya renyah dan garing, dan dalamnya ringan dan berongga. Youtiao kemudian menjadi bagian penting dari budaya sarapan tradisional Tiongkok.
Di banyak daerah, makanan ini sering dipadukan dengan:
- Susu kedelai panas
- Bubur nasi
- Sup tahu
Kombinasi ini dianggap sederhana, bergizi, dan mengenyangkan.
Penyebaran Youtiao ke Negara Asia
Seiring dengan migrasi masyarakat Tionghoa ke berbagai negara Asia Tenggara, youtiao ikut menyebar dan mengalami adaptasi lokal.
Beberapa contoh namanya di berbagai negara:
- Indonesia: Cakwe
- Malaysia & Singapura: Youtiao atau Cakoi
- Thailand: Pa tong go
- Vietnam: Dau chao quay
Di Indonesia sendiri, cakwe sering disajikan dengan sambal, saus asam manis, atau diisi dengan daging ikan.
Fakta Menarik Tentang Youtiao
Beberapa fakta menarik tentang makanan legendaris ini yang mungkin kamu belum ketahui adalah:
- Youtiao sudah berusia lebih dari 800 tahun.
- Masih menjadi menu sarapan paling populer di Tiongkok hingga saat ini.
- Banyak dijual oleh pedagang kaki lima pada pagi hari.
Youtiao Dalam Kuliner Modern
Walaupun berasal dari resep tradisional, youtiao kini sering digunakan dalam berbagai inovasi kuliner modern, seperti:
- Sandwich youtiao
- Youtiao isi daging
- Topping untuk bubur modern
- Dessert fusion
Restoran dan kafe modern bahkan menggunakan youtiao sebagai bahan kreatif dalam menu mereka.
Kesimpulan
Youtiao, atau cakue, bukan sekadar makanan gorengan biasa. Di balik bentuknya yang sederhana, terdapat kisah sejarah, legenda rakyat, dan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan pada masa lalu.
Dari legenda tentang Yue Fei hingga kemarahan rakyat terhadap Qin Hui, makanan ini menjadi contoh bagaimana kuliner dapat merekam peristiwa sejarah.
Kini, youtiao tetap menjadi bagian penting dari budaya kuliner Asia dan terus dinikmati oleh jutaan orang setiap hari.