Apa Itu Squid Ink: Mengenal Tinta Cumi-Cumi dan Kegunaannya dalam Kuliner

Apa Itu Squid Ink: Mengenal Tinta Cumi-Cumi dan Kegunaannya dalam Kuliner
Image by bong hyunjung

Squid ink, atau tinta cumi-cumi, adalah cairan berwarna hitam pekat yang secara alami dihasilkan oleh cumi-cumi sebagai mekanisme pertahanan diri. Dalam dunia kuliner, squid ink justru menjadi bahan istimewa yang banyak digunakan dalam masakan Mediterania, Jepang, hingga modern cuisine karena warna, rasa, dan karakter uniknya. Lantas, apa itu squid ink, seperti apa rasanya, dan bagaimana penggunaannya dalam masakan? Simak penjelasan lengkap berikut ini.


Apa Itu Squid Ink

Squid ink adalah cairan hitam yang tersimpan dalam kantung tinta (ink sac) pada tubuh cumi-cumi. Tinta ini terdiri dari melanin, enzim, asam amino, serta mineral yang memberikan warna hitam pekat sekaligus rasa khas. Di alam, tinta cumi berfungsi untuk mengelabui predator. Namun dalam dunia kuliner, squid ink dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan penambah rasa pada berbagai hidangan.


Rasa dan Aroma Squid Ink

Berbeda dengan warnanya yang tajam, rasa squid ink tergolong lembut dan tidak menyengat.

Karakter rasanya sering digambarkan sebagai:

  • Gurih (umami)
  • Sedikit asin
  • Aroma laut yang halus

Squid ink tidak berasa “amis” jika diolah dengan benar, dan justru dapat memperkaya cita rasa berbagai hidangan seafood.


Kegunaan Squid Ink dalam Masakan

Squid ink banyak digunakan dalam berbagai masakan internasional, terutama di wilayah pesisir.


1. Pasta dan risotto

Pasta squid ink

Image by Kajornsiri Auimanachai

Di Italia dan Spanyol, squid ink populer digunakan dalam:

  • Pasta al nero di seppia
  • Risotto nero

Tinta cumi memberikan warna hitam elegan sekaligus rasa umami yang khas.


2. Nasi dan hidangan laut

Dalam masakan Spanyol, squid ink sering dipakai untuk:

  • Arroz negro (nasi hitam dengan seafood)
  • Saus untuk ikan dan cumi


3. Ramen dan masakan Jepang

Di Jepang, squid ink digunakan sebagai:

  • Campuran kaldu ramen
  • Isian atau saus pada seafood-based dishes


4. Masakan modern dan fusion

Chef modern kerap menggunakan squid ink untuk:

  • Roti dan burger bun hitam
  • Saus plating
  • Adonan tempura atau pastry gurih


Manfaat Squid Ink Bagi Kesehatan

Selain keunikan rasa dan warna, squid ink juga diketahui bermanfaat bagi kesehatan, di antaranya:

  • Mengandung antioksidan dari melanin
  • Membantu melawan radikal bebas
  • Mengandung mineral seperti zat besi
  • Berpotensi mendukung sistem imun

Meski demikian, squid ink tetap dikonsumsi dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang.


Apakah Squid Ink Aman Untuk Dikonsumsi

Ya, squid ink aman untuk dikonsumsi, dan telah digunakan selama ratusan tahun dalam berbagai tradisi kuliner. Namun, bagi orang yang memiliki alergi seafood, sebaiknya berhati-hati sebelum mengonsumsinya.

Pastikan squid ink berasal dari sumber yang terpercaya, dan diolah dengan teknik yang tepat untuk menjaga kualitas dan keamanannya.


Squid Ink vs Cuttlefish Ink

Meski sering disamakan, squid ink dan cuttlefish ink (tinta sotong) sebenarnya berbeda jenis. Namun dalam praktik kuliner, keduanya sering digunakan secara bergantian karena:

  • Warna serupa
  • Profil rasa hampir sama
  • Fungsi kuliner yang mirip


Kesimpulan

Squid ink adalah bahan alami dari tinta cumi-cumi yang menawarkan warna hitam pekat, rasa umami lembut, dan nilai estetika tinggi dalam masakan. Dari pasta klasik hingga hidangan modern, squid ink menjadi elemen unik yang memperkaya cita rasa dan tampilan hidangan.

Bagi pecinta kuliner dan eksplorasi rasa, squid ink layak dicoba sebagai bahan istimewa yang tidak hanya lezat, tetapi juga sarat nilai tradisi dan inovasi.

Published : 18/12/2025
Written By : The Healthy Belly

You Might Like

More Post >
Tteokbokki: Jajanan Khas Korea yang Pedas, Kenyal dan Mendunia
Continue Reading
Apa Itu Yubari King Melon: Melon Premium Jepang dengan Harga Fantastis
Continue Reading
MEET the AUTHOR
The Healthy Belly

Discussion

Top Picks

Apakah 10.000 Langkah Sehari Hanya Mitos? Ini Fakta Ilmiahnya
Continue Reading
Lari vs Jalan Kaki: Mana yang Lebih Efektif untuk Membakar Lemak
Continue Reading
Menancapkan Sumpit Tegak di Makanan: Makna, Pantangan dan Etika yang Perlu Diketahui
Continue Reading
Mengapa Kopi Bisa Terasa Asam atau Pahit? Ini Dia Penyebab Utamanya
Continue Reading