Perbedaan Lo Mein dan Chow Mein: Mana Yang Lebih Enak dan Cocok untuk Anda

Image by bhofack2
Bagi pecinta masakan Tiongkok, nama Lo mein dan Chow mein tentu sudah tidak asing lagi. Kedua hidangan ini sama-sama berbahan dasar mie, dan sering ditemukan di restoran Chinese food. Meski terlihat mirip, ternyata ada perbedaan lo mein dan chow mein yang cukup signifikan dari segi teknik memasak, tekstur, hingga cita rasa. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan lo mein dan chow mein agar Anda tidak lagi bingung saat memesannya.
Apa Itu Lo Mein
Lo mein adalah hidangan mi khas Tiongkok yang menggunakan mie telur. Dalam bahasa Mandarin, “lo” berarti diaduk atau dicampur.
Ciri khas lo mein:
- Mie direbus hingga matang dan tetap lembut
- Setelah itu, mi dicampur dengan saus dan bahan lain
- Teksturnya cenderung empuk dan lembap
- Sausnya lebih banyak dan meresap ke dalam mie
Biasanya, lo mein disajikan dengan tambahan daging ayam, sapi, udang, atau babi, serta sayuran seperti sawi, kol, dan wortel.
Apa Itu Chow Mein
Chow mein juga menggunakan mie telur sebagai bahan utamanya. Kata “chow” berarti tumis.
Ciri khas chow mein:
- Mie bisa direbus terlebih dahulu atau langsung digoreng
- Dimasak dengan teknik tumis hingga agak kering
- Teksturnya lebih kering dan renyah, terutama pada bagian bawah
- Sausnya lebih sedikit dibanding lo mein
Dalam beberapa variasi, chow mein bahkan dibuat sangat garing hingga menyerupai mi goreng crispy.
Perbedaan Lo Mein dan Chow Mein Secara Detail
Berikut perbandingan yang lebih jelas:
1. Teknik memasak
- Lo mein: Mi direbus, lalu dicampur dengan saus
- Chow mein: Mi ditumis hingga kering atau sedikit crispy
2. Tekstur
- Lo mein: Lembut dan kenyal
- Chow mein: Lebih kering, bisa renyah di beberapa bagian
3. Kandungan saus
- Lo mein: Lebih banyak saus, rasa lebih gurih dan basah
- Chow mein: Lebih sedikit saus, rasa lebih ringan dan smoky
4. Tampilan
- Lo mein: Mie terlihat mengilap karena saus
- Chow mein: Lebih kecokelatan dan terlihat lebih kering
Mana Yang Lebih Sehat
Dari segi bahan dasar, keduanya mirip karena sama-sama menggunakan mie telur. Namun, chow mein yang digoreng dengan minyak lebih banyak bisa mengandung kalori lebih tinggi, terutama jika dibuat sangat crispy. Sementara itu, lo mein cenderung lebih lembap dengan penggunaan saus yang lebih banyak, sehingga kandungan natriumnya bisa lebih tinggi tergantung jenis saus yang digunakan.
Lo Mein vs Chow Mein: Mana Yang Harus Dipilih
Pilihan tergantung selera Anda:
- Jika suka mi yang lembut dan berkuah saus gurih, pilih lo mein.
- Jika lebih suka mie kering, sedikit renyah, dan aroma tumis yang kuat, pilih chow mein.
Keduanya sama-sama lezat dan menjadi favorit di restoran Chinese food di seluruh dunia.
Kesimpulan
Perbedaan lo mein dan chow mein terletak pada teknik memasak, tekstur, dan jumlah saus yang digunakan. Lo mein lebih lembut dan basah karena dicampur saus setelah direbus, sedangkan chow mein lebih kering dan ditumis hingga sedikit renyah. Dengan memahami perbedaan ini, Anda tidak akan lagi salah pilih saat memesan di restoran. Jadi, tim lo mein atau tim chow mein?