Tteokbokki: Jajanan Khas Korea yang Pedas, Kenyal dan Mendunia

Tteokbokki: Jajanan Khas Korea yang Pedas, Kenyal dan Mendunia
Image by insjoy

Tteokbokki adalah salah satu makanan street food Korea paling populer yang telah mendunia, termasuk di Indonesia. Hidangan berbahan dasar Tteok (kue beras Korea) ini terkenal dengan teksturnya yang kenyal, serta cita rasa pedas-manis khas saus gochujang. Tak heran jika tteokbokki sering muncul dalam drama Korea dan menjadi favorit pecinta kuliner Korea.


Apa Itu Tteokbokki

Tteokbokki (떡볶이) adalah makanan tradisional Korea yang terbuat dari tteok silinder panjang, yang dimasak dalam saus pedas berbahan dasar gochujang (pasta cabai Korea). Hidangan ini biasanya dilengkapi dengan fish cake (odeng), telur rebus, daun bawang, dan wijen sebagai pelengkap.

Awalnya, tteokbokki merupakan hidangan istana Korea yang dikenal sebagai gungjung tteokbokki, dengan rasa gurih dari kecap asin. Seiring waktu, versi pedas dengan saus gochujang menjadi lebih populer, dan berkembang menjadi street food favorit.


Sejarah Singkat Tteokbokki

Tteokbokki sudah ada sejak era Dinasti Joseon. Versi awalnya tidak pedas, dan disajikan hanya untuk kalangan bangsawan. Baru pada tahun 1950-an, tteokbokki pedas mulai populer setelah gochujang semakin mudah diakses masyarakat luas. Sejak saat itu, tteokbokki menjadi ikon kuliner jalanan Korea Selatan.


Bahan Utama Tteokbokki

Beberapa bahan utama yang digunakan untuk membuat tteokbokki adalah:

  • Tteok (kue beras Korea): Sumber karbohidrat dengan tekstur kenyal
  • Gochujang: Pasta cabai fermentasi yang memberi rasa pedas khas
  • Gochugaru: Bubuk cabai Korea untuk menambah tingkat kepedasan
  • Odeng (Fish cake): Pelengkap berprotein
  • Kaldu anchovy atau rumput laut: Untuk memperkaya rasa
  • Gula dan kecap: Menyeimbangkan rasa pedas dan manis


Varian Tteokbokki Yang Populer

Seiring berkembangnya tren kuliner, tteokbokki hadir dalam berbagai variasi, antara lain:


1. Tteokbokki original (Pedas)

Image by Nungning20


Versi klasik dengan saus gochujang yang pedas-manis dan paling mudah ditemukan.


2. Cheese tteokbokki

Ditambahkan keju leleh yang memberikan rasa gurih dan creamy, cocok bagi yang tidak terlalu tahan pedas.


3. Rabokki

Rabokki adalah gabungan ramyeon dan tteokbokki

Image by CHALLA


Gabungan ramyeon (mi instan Korea) dan tteokbokki, memberikan sensasi kenyang dan tekstur yang beragam.


4. Rose tteokbokki

Menggunakan saus berbasis krim susu atau susu cair, menghasilkan rasa pedas creamy yang lebih ringan.


5. Gungjung tteokbokki

Gungjung tteokbokki, versi tradisional tteokbokki tanpa cabai, bercita rasa gurih manis dari kecap asin

Image by insjoy


Versi tradisional tanpa cabai, bercita rasa gurih manis dari kecap asin.


Apakah Tteokbokki Sehat

Tteokbokki kaya akan karbohidrat dari kue beras dan cukup mengenyangkan. Namun, karena sausnya cenderung tinggi gula dan natrium, sebaiknya jangan konsumsi berlebihan.

Untuk versi yang lebih sehat, Anda bisa:

  • Mengurangi gula dan saus
  • Menambahkan sayuran seperti kol atau wortel
  • Menggunakan protein tambahan seperti tahu atau telur


Cara Menikmati Tteokbokki

Tteokbokki paling nikmat disantap selagi hangat, dan sering dipadukan dengan street food Korea lainnya seperti Twigim (gorengan Korea) atau Kimbap. Tekstur kenyal tteok berpadu dengan saus pedas menjadikannya camilan atau makanan utama yang memuaskan.

 

Kesimpulan

Tteokbokki bukan sekadar jajanan jalanan, tetapi telah menjadi ikon kuliner Korea yang digemari di seluruh dunia. Dengan rasa pedas-manis yang khas, tekstur kenyal, serta banyaknya variasi, tteokbokki cocok dinikmati oleh berbagai kalangan. Tak heran jika makanan ini terus populer dan mudah ditemukan di restoran Korea maupun dibuat sendiri di rumah.

Published : 02/12/2025
Written By : The Healthy Belly

You Might Like

More Post >
Perbedaan Matcha Grade dan Kegunaannya: Ceremonial, Premium, dan Culinary
Continue Reading
Perbedaan Jjigae, Guk dan Tang dalam Masakan Korea
Continue Reading
MEET the AUTHOR
The Healthy Belly

Discussion

Top Picks

Apakah 10.000 Langkah Sehari Hanya Mitos? Ini Fakta Ilmiahnya
Continue Reading
Lari vs Jalan Kaki: Mana yang Lebih Efektif untuk Membakar Lemak
Continue Reading
Menancapkan Sumpit Tegak di Makanan: Makna, Pantangan dan Etika yang Perlu Diketahui
Continue Reading
Mengapa Kopi Bisa Terasa Asam atau Pahit? Ini Dia Penyebab Utamanya
Continue Reading