Berapa Kali Minyak Goreng Boleh Dipakai Ulang Untuk Menggoreng

Image by Yuuji
Menggoreng merupakan salah satu metode memasak yang paling sering digunakan di dapur rumah tangga Indonesia. Namun, ada pertanyaan penting yang sering muncul, yaitu: Berapa kali minyak goreng boleh dipakai ulang untuk menggoreng? Penggunaan minyak secara berulang memang bisa membantu menghemat biaya, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan jika melewati batas pemakaian minyak goreng yang aman.
Baca Juga: 8 JENIS MINYAK YANG LEBIH SEHAT UNTUK MENGGORENG
Bolehkah Minyak Goreng Dipakai Ulang?
Secara umum, minyak goreng memang boleh dipakai lebih dari sekali. Akan tetapi, kualitas minyak akan menurun setiap kali dipanaskan. Minyak yang dipanaskan berulang kali pada suhu tinggi akan membentuk senyawa berbahaya seperti radikal bebas, aldehida, dan akrolein, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, hingga gangguan pencernaan.
Berapa Kali Minyak Goreng Boleh Dipakai Ulang?
Menurut para ahli kesehatan dan standar keamanan pangan:
1. Minyak goreng sebaiknya hanya digunakan maksimal 2-3 kali
Setelah melewati batas tersebut, kualitas minyak akan turun drastis, dan berbahaya jika tetap digunakan.
2. Jenis makanan yang digoreng berpengaruh
Jika digunakan untuk menggoreng makanan bertepung, berbumbu, atau berpanir (seperti ayam goreng tepung), minyak biasanya hanya bisa dipakai 1-2 kali karena cepat kotor.
Jika digunakan untuk menggoreng makanan yang tidak banyak meninggalkan sisa (seperti tahu atau kerupuk), minyak bisa bertahan hingga 2-3 kali pemakaian.
3. Perhatikan kondisi minyak
Ciri-ciri Minyak goreng sudah tidak layak pakai:
- Berubah warna menjadi cokelat kehitaman
- Berbau tengik
- Terlalu kental atau berbuih banyak saat dipanaskan
Tips Tambahan
Agar tetap aman menggunakan minyak goreng berulang kali, berikut adalah beberapa tips menghemat minyak goreng yang bisa diterapkan:
1. Saring minyak setelah digunakan

Image by Raja J
Minyak goreng bekas wajib disaring sebelum disimpan atau gunakan kembali. Cara menyaring minyak goreng bekas adalah dengan menggunakan saringan halus atau kain untuk memisahkan remah makanan yang tertinggal. Perhatikan jenis wadah untuk menyimpan minyak goreng bekas. Jika tidak tahan suhu panas, tunggu minyak goreng dingin sebelum menyaringnya.
2. Simpan dalam wadah tertutup
Cara menyimpan minyak bekas yang benar adalah dengan meletakkan minyak bekas di wadah tertutup, tempat yang sejuk, dan tidak terkena sinar matahari langsung.
3. Jangan campur minyak baru dan minyak bekas
Mencampur minyak baru dengan minyak bekas akan menurunkan kualitas minyak baru.
4. Gunakan api sedang
Memasak dengan api terlalu besar akan mempercepat kerusakan minyak, hingga minyak tidak bisa digunakan berulang kali.
Kesimpulan
Minyak goreng boleh dipakai ulang, tetapi hanya maksimal 2-3 kali, tergantung jenis makanan yang digoreng dan kondisi minyak. Pemakaian minyak secara berlebihan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan kualitas minyak sebelum digunakan kembali dan sebisa mungkin membatasi konsumsi gorengan demi kesehatan tubuh.