Perbedaan Gochujang, Doenjang dan Ssamjang: Tiga Bumbu Fermentasi Khas Korea

Masakan Korea dikenal kaya rasa berkat penggunaan bumbu fermentasi tradisional. Tiga yang paling sering digunakan adalah Gochujang (고추장)Doenjang (된장) dan Ssamjang (쌈장). Meski sama-sama berbasis fermentasi, ketiganya memiliki bahan utama, cita rasa, warna, tekstur, dan kegunaan yang berbeda. Artikel ini akan membahas perbedaan gochujang, doenjang, dan ssamjang secara lengkap agar Anda tidak salah pilih saat memasak.


Bahan utama

Berikut adalah perbedaan gochujang, doenjang dan ssamjang dari segi bahan yang digunakan untuk membuatnya:

Gochujang (고추장)

Gochujang dibuat dari campuran:

  • Gochugaru (Pasta cabai merah Korea)
  • Beras ketan atau tepung beras
  • Kedelai fermentasi
  • Garam

Proses fermentasi inilah yang menciptakan rasa kompleks dan khas pada gochujang.

Doenjang (된장)

Doenjang merupakan pasta kedelai fermentasi yang dibuat dari:

  • Kedelai
  • Garam
  • Air

Doenjang berasal dari fermentasi meju (blok kedelai kering), dan sering dianggap sebagai “miso ala Korea” dengan rasa yang lebih kuat.

Ssamjang (쌈장)

Ssamjang bukan hasil fermentasi tunggal, melainkan campuran dari:

  • Doenjang
  • Gochujang
  • Bawang putih
  • Minyak wijen
  • Daun bawang
  • Kadang ditambahkan gula atau biji wijen

Karena merupakan kombinasi, ssamjang memiliki rasa yang lebih seimbang.


Profil rasa

Ketiga bumbu fermentasi tersebut memiliki profil rasa yang berbeda.

Gochujang: Pedas, manis, gurih, dan sedikit asam. Rasanya kompleks dan “bold”.

Doenjang: Gurih kuat (umami), asin, dan sedikit pahit dengan aroma fermentasi yang tajam.

Ssamjang: Gurih, sedikit pedas, agak manis, dan lebih ringan dibandingkan doenjang murni.


Warna dan Tekstur

Ketiganya bumbu fermentasi tersebut juga memiliki warna dan tekstur yang berbeda.

Gochujang: Berwarna merah tua mengkilap dengan tekstur kental dan lengket.

Doenjang: Berwarna cokelat muda hingga cokelat tua, teksturnya kasar dan padat.

Ssamjang: Berwarna cokelat kemerahan dengan tekstur lembut dan mudah dioles.


Kegunaan

Karena memiliki rasa yang berbeda, ketiganya juga digunakan untuk membuat hidangan yang berbeda.

Gochujang sering digunakan untuk:

  • Bumbu utama tteokbokki
  • Saus bibimbap
  • Marinasi ayam atau daging pedas
  • Campuran saus tumisan

Doenjang sering digunakan untuk:

  • Sup doenjang-jjigae
  • Kuah sayur dan sup tradisional Korea
  • Bumbu tumisan sederhana
  • Campuran saus dengan cita rasa umami kuat

Ssamjang sering digunakan untuk:

  • Saus cocolan untuk samgyeopsal (daging panggang)
  • Pendamping lalapan (ssam)
  • Cocolan sayur segar atau daging rebus


Kesimpulan

Perbedaan gochujang, doenjang, dan ssamjang terletak pada bahan utama, rasa, warna, tekstur, dan cara penggunaannya.

Gochujang cocok untuk masakan pedas-manis.

Doenjang ideal untuk sup dan masakan beraroma fermentasi kuat.

Ssamjang sempurna sebagai saus cocolan serbaguna.

Memahami perbedaan ketiganya akan membantu Anda memasak hidangan Korea dengan rasa yang lebih autentik dan seimbang.

Baca Juga: 4 Jenis Talenan dan Kegunaannya di Dapur

You Might Like

More Post >
Card image cap

Truffle oil adalah salah satu bahan dapur premium yang sering digunakan untuk memberikan aroma da ...

Continue Reading
Card image cap

Saus tiram adalah bumbu cair kental berwarna cokelat gelap, yang berasal dari masakan Tiongkok. T ...

Continue Reading
Card image cap

Baba ghanoush adalah salah satu hidangan khas Timur Tengah yang semakin populer di berbagai belah ...

Continue Reading

Discussion