Apa Itu Pancetta: Daging Khas Italia yang Kaya Rasa
Pancetta adalah salah satu jenis daging olahan khas Italia yang sering digunakan dalam berbagai hidangan klasik Eropa. Sekilas, pancetta memang mirip dengan bacon, tetapi sebenarnya keduanya memiliki perbedaan mendasar, baik dari segi proses pembuatan, rasa, maupun cara penggunaannya. Lalu, apa itu pancetta dan mengapa bahan ini begitu populer dalam dunia kuliner?
Apa Itu Pancetta
Pancetta adalah daging babi dari bagian perut (pork belly), yang diawetkan dengan proses curing menggunakan garam, serta berbagai rempah seperti lada hitam, bawang putih, dan adas. Tidak seperti bacon, pancetta tidak melalui proses pengasapan (smoking), sehingga rasa dagingnya lebih murni dan menonjolkan karakter lemak alami. Dalam tradisi kuliner Italia, pancetta merupakan bahan dasar penting yang digunakan untuk menambah cita rasa gurih (umami) pada masakan.
Asal-Usul Pancetta
Pancetta berasal dari Italia dan telah digunakan sejak zaman Romawi Kuno sebagai cara untuk mengawetkan daging. Hingga kini, pancetta masih menjadi bahan utama dalam banyak resep klasik Italia, seperti pasta, sup, dan tumisan sayuran. Beberapa daerah di Italia bahkan memiliki variasi pancetta khas dengan bumbu dan metode pengolahan yang sedikit berbeda.
Jenis-Jenis Pancetta
Secara umum, pancetta terbagi menjadi dua jenis utama:
1. Pancetta Arrotolata

Image by FRANCESCO VIGNALI
Jenis ini digulung membentuk silinder setelah proses curing. Pancetta arrotolata sering diiris tipis dan disajikan sebagai bagian dari charcuterie atau antipasto.
2. Pancetta Tesa
Pancetta tesa berbentuk datar, tidak digulung, dan biasanya dipotong dadu untuk dimasak. Jenis ini paling sering digunakan sebagai bahan tumisan atau campuran saus pasta.
Rasa dan Tekstur Pancetta
Pancetta memiliki rasa gurih yang kaya dengan keseimbangan antara daging dan lemak. Teksturnya lembut saat mentah, tetapi akan menjadi renyah dan aromatik ketika dimasak. Karena tidak diasap, rasanya lebih halus dibanding bacon, sehingga cocok untuk berbagai hidangan tanpa mendominasi rasa utama.
Cara Menggunakan Pancetta dalam Masakan
Pancetta sangat fleksibel dan bisa digunakan dalam berbagai menu, seperti:
- Pasta: Digunakan dalam hidangan klasik seperti pasta carbonara dan amatriciana
- Sup dan stew: Menambah kedalaman rasa
- Tumis sayuran: Memberikan aroma gurih tanpa perlu tambahan MSG
- Topping pizza: Memberi rasa daging yang kaya namun seimbang
Biasanya, pancetta dimasak terlebih dahulu hingga lemaknya keluar sebelum bahan lainnya ditambahkan.
Perbedaan Pancetta dan Bacon
Meskipun berasal dari bagian daging yang sama, pancetta dan bacon memiliki beberapa perbedaan:
- Proses: Pancetta di-curing, sementara bacon di-curing dan diasap
- Rasa: Pancetta lebih lembut dan gurih alami, sementara bacon memiliki aroma asap yang kuat
- Penggunaan: Pancetta sering digunakan sebagai bahan masakan, sedangkan bacon lebih sering dikonsumsi langsung sebagai lauk
Apakah Pancetta Halal
Pancetta terbuat dari daging babi, sehingga tidak halal bagi umat Muslim. Sebagai alternatif, beberapa produsen menawarkan versi “pancetta-style” berbahan daging sapi atau ayam, meskipun rasa dan teksturnya tentu berbeda dari versi aslinya.
Kesimpulan
Pancetta adalah daging olahan khas Italia yang dibuat dari perut babi dan diawetkan tanpa proses pengasapan. Dengan rasa gurih yang kaya dan tekstur yang lezat, pancetta menjadi bahan favorit dalam berbagai masakan klasik Italia. Meski sering disamakan dengan bacon, pancetta memiliki karakter rasa yang lebih halus dan serbaguna untuk memasak. Bagi pecinta kuliner Eropa, mengenal apa itu pancetta bisa membuka wawasan baru dalam mengeksplorasi cita rasa autentik Italia.
Baca Juga: Apa Itu Burrata: Keju Italia Lembut dengan Isian Creamy yang Menggoda