7 Tanda-Tanda Gula Darah Tinggi Yang Bisa Dialami Saat Bangun Tidur

Image by baona
Bangun tidur dengan kondisi tubuh yang tidak segar bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan, salah satunya adalah gula darah tinggi (hiperglikemia). Kondisi ini sering kali tidak langsung disadari, namun tubuh sebenarnya memberikan sinyal tertentu. Mengenali tanda-tanda gula darah tinggi sejak pagi hari penting agar Anda bisa segera melakukan langkah pencegahan maupun penanganan.
Mengapa Gula Darah Bisa Tinggi di Pagi Hari
Punya tips atau resep sarapan sehat yang bisa bantu stabilkan gula darah di pagi hari? Yuk, bagikan resep andalan dan pengalamanmu di kolom komentar! Ada beberapa faktor yang menyebabkan gula darah meningkat saat bangun tidur, yaitu:
1. Fenomena fajar (Dawn phenomenon)
Hormon tubuh seperti kortisol dan hormon pertumbuhan meningkat di pagi hari, sehingga kadar gula darah ikut naik.
2. Efek somogyi
Terjadi saat gula darah menurun di malam hari lalu tubuh merespons dengan melepaskan hormon untuk menaikkan kadar gula.
3. Pola makan malam
Mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat atau gula sebelum tidur bisa membuat gula darah melonjak di pagi hari.
4. Kurang insulin atau obat diabetes
Bagi pengidap diabetes, ketidaksesuaian dosis obat juga dapat memicu hiperglikemia pagi.
Tanda-Tanda Gula Darah Tinggi Saat Bangun Tidur
Berikut adalah beberapa gejala yang bisa muncul ketika kadar gula darah tinggi di pagi hari:
1. Mulut kering dan haus berlebihan
Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa membuat cairan tubuh banyak terbuang melalui urin, sehingga tubuh, termasuk rongga mulut, menjadi kering. Selain itu, mulut kering juga dapat memicu sariawan, infeksi jamur, atau radang gusi. Keluhan ini bisa menjadi tanda awal komplikasi yang perlu diwaspadai.
2. Sering buang air kecil
Gula darah tinggi bisa menyebabkan sering buang air kecil (poliuria) karena ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan gula melalui urine. Ginjal tidak dapat menyerap semua glukosa berlebih, sehingga menarik lebih banyak air ke dalam urine, yang pada akhirnya membuat Anda sering buang air kecil. Hal ini juga bisa memicu dehidrasi dan rasa haus berlebihan.
3. Kelelahan dan lemas
Alih-alih bangun dengan tubuh segar, orang dengan gula darah tinggi justru terasa lemas, lesu, dan tidak bertenaga. Hal ini terjadi karena sel tubuh tidak dapat menggunakan glukosa menjadi energi secara efektif, meskipun sudah banyak tersedia. Selain itu, kelelahan dan lemas juga bisa disebabkan oleh dehidrasi, anemia, atau masalah kesehatan lainnya.
Baca Juga: LELAH SETELAH BANGUN TIDUR: APA PENYEBABNYA DAN CARA MENGATASINYA
4. Penglihatan kabur
Penglihatan kabur di pagi hari juga bisa terjadi ketika gula darah tinggi. Hal ini disebabkan oleh pembengkakan lensa mata sementara, atau komplikasi jangka panjang seperti retinopati diabetik. Kadar gula darah yang tinggi merusak pembuluh darah di retina atau mengganggu fungsi lensa mata, namun dapat membaik setelah gula darah terkontrol.
5. Sakit kepala
Gula darah tinggi dapat memicu pembentukan keton, yang dapat menyebabkan pusing, terutama jika kondisi ini mengarah pada ketoasidosis diabetik. Selain itu, perubahan hormon dan kerusakan saraf akibat gula darah tinggi dalam jangka panjang, juga dapat menyebabkan sakit kepala.
6. Gangguan pencernaan
Beberapa orang dengan gula darah tinggi bisa mengalami mual, dan bahkan muntah. Gula darah tinggi dapat menyebabkan gastroparesis dimana otot-otot lambung melambat, sehingga tidak dapat memindahkan makanan ke usus dengan cepat. Hal ini dapat menyebabkan makanan menumpuk di perut dan menimbulkan rasa mual.
7. Jantung berdebar
Gula darah tinggi dapat menyebabkan jantung berdebar karena beberapa alasan, termasuk dampak langsung konsumsi gula berlebihan pada metabolisme, kerusakan saraf otonom akibat neuropati diabetik yang mengganggu detak jantung, dan peningkatan resiko penyakit jantung seperti aritmia, yang gejalanya bisa berupa jantung berdebar. Jika mengalami gejala tersebut, segera konsultasi dengan Dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: JANTUNG BERDEBAR-DEBAR SAAT BANGUN TIDUR: APAKAH NORMAL?
Cara Mengatasi dan Mencegah Gula Darah Tinggi di Pagi Hari
Untuk mengurangi risiko gula darah tinggi setelah bangun tidur, Anda bisa mencoba langkah berikut:
- Mengatur pola makan malam, hindari konsumsi gula berlebih sebelum tidur
- Rutin olahraga agar kadar gula lebih stabil
- Cukup tidur dan kelola stres dengan baik
- Periksa kadar gula darah secara rutin, terutama bagi penderita diabetes
- Konsultasi dengan Dokter terkait dosis insulin atau obat yang sesuai
Kesimpulan
Tanda-tanda gula darah tinggi saat bangun tidur seperti mulut kering, sering buang air kecil, kelelahan, sakit kepala, hingga penglihatan kabur sebaiknya tidak diabaikan. Jika Anda sering mengalaminya, segera lakukan pemeriksaan kadar gula darah. Deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius akibat hiperglikemia.