7 Ciri-Ciri Infeksi Jamur di Selangkangan dan Cara Mengatasinya

7 Ciri-Ciri Infeksi Jamur di Selangkangan dan Cara Mengatasinya
Image by Satjawat Boontanataweepol

Infeksi jamur di selangkangan adalah masalah kulit yang cukup umum terjadi, terutama pada area tubuh yang lembap dan sering berkeringat. Kondisi ini sering dikenal sebagai Tinea cruris, atau jock itch, yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur pada kulit di area lipatan paha dan selangkangan.

Meskipun tidak berbahaya dalam banyak kasus, infeksi jamur di selangkangan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal yang luar biasa, dan bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, penting untuk mengenali ciri-ciri infeksi jamur di selangkangan sejak dini agar penanganannya lebih efektif.


Apa Itu Infeksi Jamur di Selangkangan

Infeksi jamur di selangkangan adalah kondisi kulit akibat pertumbuhan jamur dermatofita yang berkembang di area hangat dan lembap, seperti lipatan paha, sekitar alat kelamin, bokong, hingga paha bagian dalam. Jamur penyebab infeksi ini dapat berkembang lebih cepat ketika seseorang sering berkeringat, memakai pakaian ketat, atau jarang mengganti pakaian setelah berolahraga.


Ciri-Ciri Infeksi Jamur di Selangkangan

Mengenali gejala infeksi jamur sangat penting untuk mencegah penyebaran dan mempercepat penyembuhan. Berikut beberapa ciri-ciri infeksi jamur di selangkangan yang paling umum:


1. Gatal di area selangkangan

Gejala paling umum adalah rasa gatal yang muncul di sekitar lipatan paha atau selangkangan. Gatal sering kali terasa semakin parah ketika berkeringat, setelah beraktivitas fisik, atau saat cuaca panas. Pada beberapa kasus, rasa gatal dapat mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari.


2. Ruam kemerahan

Infeksi jamur biasanya menyebabkan ruam berwarna merah atau kecokelatan di area selangkangan. Ruam dapat tampak berbentuk lingkaran atau menyebar ke paha bagian dalam. Bagian tepi ruam kadang terlihat lebih merah dibanding bagian tengahnya.


3. Kulit mengelupas atau bersisik

Kulit yang terkena infeksi jamur sering tampak kering, bersisik, atau mengelupas. Pada kondisi tertentu, kulit juga terasa kasar dan tampak seperti pecah-pecah.


4. Sensasi terbakar atau perih

Selain gatal, beberapa orang mengalami rasa terbakar atau perih, terutama ketika kulit bergesekan dengan pakaian atau saat berkeringat. Jika digaruk terus-menerus, kulit bisa menjadi iritasi dan terasa semakin sakit.


5. Kulit menjadi lebih gelap

Pada infeksi yang berlangsung cukup lama, warna kulit di area yang terinfeksi dapat berubah menjadi lebih gelap akibat peradangan dan gesekan.


6. Bau tidak sedap

Pada beberapa kasus, infeksi jamur di selangkangan dapat disertai bau tidak sedap, terutama jika area tersebut lembap terlalu lama atau terjadi infeksi tambahan oleh bakteri.


7. Ruam menyebar ke area sekitar

Jika tidak segera ditangani, infeksi dapat meluas ke paha bagian dalam, bokong, bahkan area sekitar genital. Namun, infeksi jamur selangkangan biasanya tidak mengenai penis atau vagina secara langsung, melainkan area kulit di sekitarnya.


Penyebab Infeksi Jamur di Selangkangan

Infeksi jamur di selangkangan terjadi karena pertumbuhan jamur berlebih pada kulit. Beberapa faktor yang dapat memicunya meliputi:

  • Area tubuh yang lembap dan sering berkeringat
  • Jarang mengganti pakaian dalam
  • Memakai pakaian terlalu ketat
  • Berbagi handuk atau pakaian dengan orang lain
  • Sistem imun yang melemah
  • Berat badan berlebih yang menyebabkan banyak lipatan kulit
  • Memiliki infeksi jamur di bagian tubuh lain, seperti kaki atlet (Athlete’s foot)


Siapa Yang Berisiko Mengalami Kondisi Ini

Beberapa kelompok lebih rentan mengalami infeksi jamur di selangkangan, seperti:

  • Orang yang sering berolahraga
  • Pekerja di lingkungan panas
  • Individu dengan keringat berlebih
  • Orang dengan diabetes
  • Seseorang dengan daya tahan tubuh rendah

Pria dewasa umumnya lebih sering mengalami kondisi ini, tetapi wanita juga bisa terkena.


Cara Mengatasi Infeksi Jamur di Selangkangan

Berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu mengatasi infeksi jamur di selangkangan:


1. Menjaga area selangkangan tetap kering

Jamur berkembang di lingkungan lembap. Karena itu, penting untuk menjaga area selangkangan tetap kering, terutama setelah mandi atau berolahraga. Gunakan handuk bersih dan pastikan area benar-benar kering sebelum mengenakan pakaian.


2. Gunakan krim antijamur

Krim antijamur dapat membantu membunuh jamur penyebab infeksi. Obat oles biasanya digunakan selama beberapa minggu sesuai petunjuk pemakaian. Meski gejala mulai membaik, pengobatan sebaiknya tetap dilanjutkan sesuai anjuran agar infeksi tidak kambuh.


3. Pakai pakaian longgar dan menyerap keringat

Pilih pakaian dalam berbahan katun atau bahan yang menyerap keringat untuk membantu menjaga area tetap kering dan mengurangi gesekan. Hindari pakaian terlalu ketat karena dapat memperburuk iritasi.


4. Rutin ganti pakaian

Segera ganti pakaian yang basah oleh keringat setelah berolahraga atau aktivitas berat. Pakaian lembap dapat mempercepat pertumbuhan jamur.


5. Hindari menggaruk area yang terinfeksi

Menggaruk dapat memperparah iritasi, menyebabkan luka, dan meningkatkan risiko infeksi tambahan oleh bakteri. Jika rasa gatal sangat mengganggu, konsultasikan dengan tenaga medis untuk penanganan yang sesuai.


6. Menjaga kebersihan tubuh

Mandi secara rutin, terutama setelah berkeringat, dapat membantu mengurangi risiko infeksi jamur. Gunakan sabun lembut dan keringkan area lipatan tubuh dengan baik.


Kapan Harus ke Dokter

Segera konsultasi ke Dokter jika:

  • Gejala tidak membaik setelah 1-2 minggu
  • Ruam semakin luas
  • Muncul nyeri hebat atau luka terbuka
  • Keluar cairan atau nanah
  • Disertai demam

Pemeriksaan medis penting untuk memastikan apakah kondisi benar-benar disebabkan oleh jamur atau penyakit kulit lain seperti dermatitis, psoriasis, atau infeksi bakteri.


Cara Mencegah Infeksi Jamur di Selangkangan

Pencegahan dapat dilakukan dengan langkah sederhana berikut:

  • Menjaga tubuh tetap bersih dan kering
  • Mengganti pakaian dalam setiap hari
  • Tidak berbagi handuk pribadi
  • Menggunakan pakaian longgar
  • Segera mandi setelah olahraga
  • Mengatasi infeksi jamur di bagian tubuh lain


Kesimpulan

Ciri-ciri infeksi jamur di selangkangan umumnya meliputi gatal, ruam kemerahan, kulit bersisik, rasa terbakar, hingga perubahan warna kulit. Kondisi ini biasanya dipicu oleh area lembap, keringat berlebih, atau kebiasaan menggunakan pakaian ketat. Penanganan yang tepat seperti menjaga kebersihan, menjaga area tetap kering, dan menggunakan obat antijamur dapat membantu mempercepat penyembuhan. Jika gejala tidak membaik atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Published : 31/05/2026
Written By : The Healthy Belly

You Might Like

More Post >
Benjolan di Paha: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Continue Reading
Apa Itu El Nino: Pengertian, Penyebab, Dampak di Indonesia, dan Cara Menghadapinya
Continue Reading
MEET the AUTHOR
The Healthy Belly

Discussion

Top Picks

5 Kesalahan Simpan Daging Kurban yang Sering Dilakukan: Jangan Sampai Daging Cepat Rusak!
Continue Reading
Kenapa Daging Kurban Cenderung Lebih Alot: Ini Dia Penyebabnya dan Cara Mengolahnya agar Empuk
Continue Reading
Apa yang Dimaksud dengan Kontraksi Palsu: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Membedakannya
Continue Reading
Persiapan Menjalani Proses Bayi Tabung (IVF) dengan Sukses: Panduan Lengkap untuk Calon Orang Tua
Continue Reading