KANKER PANKREAS: GEJALA, PENYEBAB DAN PENGOBATAN YANG TERSEDIA

Image by kanruthai khamthet
Kanker pankreas merupakan salah satu jenis kanker yang tergolong mematikan dan sulit terdeteksi pada tahap awal. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel di pankreas tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali. Pankreas sendiri adalah organ yang berfungsi menghasilkan enzim pencernaan serta hormon insulin yang mengatur kadar gula darah.
Apa Itu Kanker Pankreas
Kanker pankreas adalah kanker yang menyerang pankreas, organ kecil yang terletak di belakang lambung. Pankreas berperan penting dalam sistem pencernaan dan metabolisme tubuh. Sebagian besar kanker pankreas dimulai di saluran pankreas (adenokarsinoma duktal pankreas).
Jenis kanker pankreas yang paling umum meliputi:
- Adenokarsinoma pankreas
- Tumor Neuroendokrin Pankreas (NET)
Gejala Kanker Pankreas
Kanker pankreas sering kali sulit dideteksi pada tahap awal. Gejalanya biasanya baru muncul saat kanker sudah memasuki stadium lanjut. Berikut adalah beberapa tanda-tanda kanker pankreas yang harus diwaspadai:
- Sakit perut bagian atas yang menjalar ke punggung
- Kehilangan nafsu makan dan berat badan drastis
- Kulit dan bagian putih mata menguning (jaundice)
- Feses berwarna pucat atau urin berwarna gelap
- Mual dan muntah
- Diabetes yang tiba-tiba muncul atau memburuk
- Gatal-gatal di kulit
Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Pankreas
Hingga kini, penyebab pasti kanker pankreas belum diketahui. Namun, beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena penyakit ini adalah:
1. Merokok
Merokok menjadi salah satu faktor risiko terbesar kanker pankreas.
2. Usia
Risiko kanker pankreas meningkat pada usia di atas 60 tahun. Ini terjadi karena faktor penuaan tubuh dan akumulasi kebiasaan sehari-hari dan pola makan yang meningkatkan faktor risiko kanker pankreas.
3. Riwayat keluarga
Memiliki keluarga dengan riwayat kanker pankreas juga dapat meningkatkan risiko.
4. Obesitas
Kelebihan berat badan atau obesitas memicu peradangan kronis pada pankreas. Tidak semua orang yang mengalami obesitas pasti akan kena kanker pankreas namun perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar insulin dan hormon lainnya yang biasanya terjadi karena obesitas dapat memicu pertumbuhan sel kanker.
5. Diabetes
Penderita diabetes, terutama penderita diabetes jangka panjang dan diabetes tipe 2 memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami kanker pankreas. Biasanya obesitas adalah faktor umum yang memicu diabetes tipe 2 selain faktor genetik, pola makan dan pola hidup tidak sehat. Namun kanker pankreas juga dapat memicu timbulnya diabetes tipe 2, dimana kanker pankreas bisa mengganggu kemampuan pankreas untuk memproduksi insulin. Jika mengalami gejala diabetes tiba-tiba muncul atau tiba-tiba memburuk, segera ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
6. Pancreatitis kronis
Radang pankreas yang berlangsung lama dapat meningkatkan risiko kanker karena dapat memicu kerusakan genetik dan pertumbuhan sel abnormal, yang bisa berpotensi menjadi sel kanker.
Baca Juga: PANKREATITIS: PENYEBAB, GEJALA DAN CARA MENGATASINYA
7. Pola makan tidak sehat
Mengkonsumsi makanan tinggi lemak, rendah serat, serta jarang makan buah dan sayur juga bisa menjadi pemicu.
Baca Juga: PENTINGNYA SERAT UNTUK KESEHATAN TUBUH SECARA KESELURUHAN
Diagnosis Kanker Pankreas
Biasanya beberapa cara mendiagnosis kanker pankreas adalah:
- USG abdomen
- CT Scan
- MRI
- Endoscopic Ultrasound (EUS)
- Tes darah untuk penanda tumor (CA 19-9)
- Biopsi jaringan pankreas
Diagnosis dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Pengobatan Kanker Pankreas
Pilihan pengobatan kanker pankreas tergantung pada stadium kanker, lokasi, serta kondisi kesehatan pasien. Berikut beberapa metode pengobatan yang umum dilakukan:
1. Operasi
Operasi bertujuan untuk mengangkat tumor. Prosedur yang umum dikenal sebagai Operasi Whipple procedure (Pancreaticoduodenectomy).
2. Kemoterapi
Penggunaan obat-obatan untuk membunuh sel kanker, baik sebelum maupun sesudah operasi.
3. Terapi radiasi
Menggunakan sinar berenergi tinggi untuk menghancurkan sel kanker.
4. Terapi target dan imunoterapi
Pilihan terapi terbaru yang menargetkan molekul tertentu pada sel kanker.
5. Perawatan paliatif
Dilakukan untuk meredakan gejala, merngankan penderitaan dan meningkatkan kualitas hidup pasien stadium lanjut.
Baca Juga: TINGKAT STADIUM KANKER: KENALI PERBEDAANNYA DARI RINGAN HINGGA PARAH
Pencegahan Kanker Pankreas
Meski tidak semua kasus kanker pankreas dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat mengurangi faktor risiko kanker pankreas:
- Berhenti merokok
- Menjaga berat badan ideal
- Mengatur pola makan sehat dan seimbang (balanced diet)
- Rutin berolahraga
- Mengontrol diabetes dengan baik
Baca Juga: APA ITU BALANCED DIET DAN PENTINGNYA BAGI TUBUH KITA
Kesimpulan
Kanker pankreas merupakan penyakit yang berbahaya dan sulit terdeteksi pada tahap awal. Mengenali gejala, faktor risiko, serta melakukan gaya hidup sehat menjadi langkah penting untuk menurunkan risiko terkena kanker ini. Jika Anda memiliki riwayat keluarga atau mengalami gejala yang mencurigakan, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.