Jagung Muda (Putren): Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatannya

Jagung Muda (Putren): Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatannya
Image by Peerayot

Jagung muda atau putren merupakan salah satu jenis sayuran yang sering ditemukan dalam masakan Indonesia, seperti capcay, tumis sayuran, dan sup. Berbeda dengan jagung manis yang biasa dikonsumsi setelah bijinya matang, jagung muda dipanen ketika tongkolnya masih berukuran kecil dan bijinya belum berkembang sepenuhnya.

Selain memiliki tekstur renyah dan rasa yang ringan, jagung muda mengandung serat, vitamin, mineral, serta berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Sayuran ini juga dapat menjadi pilihan untuk melengkapi pola makan sehat sehari-hari.

Lantas, apa saja manfaat kesehatan jagung muda (putren)? Simak penjelasan mengenai kandungan gizi, manfaat, dan cara mengonsumsinya berikut ini.


Kandungan Gizi Jagung Muda

Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) dari Kementerian Kesehatan, berikut adalah nilai gizi jagung muda per 100 gram:

Air: 89,5 gram
Energi: 35 kal
Protein: 2,2 gram
Lemak: 0,1 gram
Karbohidrat: 7,4 gram
Serat: 1,9 gram
Kalsium: 7 miligram
Fosfor: 353 miligram
Zat Besi: 0,5 miligram
Natrium: 8 miligram
Kalium: 230 miligram
Zinc: 0,8 miligram
Thiamin (Vitamin B1): 0,08 miligram
Riboflavin (Vitamin B2): 0,16 miligram
Niasin (Vitamin B3): 0,9 miligram
Vitamin C: 8 miligram

*Catatan: Jika berupa jagung muda, rebus, nilai kalorinya tercatat sebesar 142 kal dengan protein 5 g per 100 gram.


Manfaat Kesehatan Jagung Muda

Berikut adalah 7 manfaat jagung muda bagi kesehatan tubuh:

 

1. Menjaga kesehatan pencernaan

Salah satu manfaat jagung muda adalah membantu mendukung kesehatan pencernaan karena mengandung serat. Serat berperan dalam menjaga keteraturan buang air besar dan membantu mendukung fungsi usus.

Asupan serat yang cukup juga dapat membantu mengurangi risiko sembelit, terutama jika diimbangi dengan konsumsi air yang memadai dan aktivitas fisik secara teratur.

Meski demikian, jumlah serat dalam satu porsi jagung muda mungkin tidak terlalu tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan serat harian, kombinasikan putren dengan sayuran lain, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.

Baca juga: Serat: Pentingnya Bagi Kesehatan Tubuh dan Kebutuhan Hariannya

 

2. Mendukung kesehatan jantung

Jagung muda dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung. Kandungan seratnya membantu melengkapi asupan serat harian, sedangkan kalium berperan dalam pengaturan tekanan darah dan fungsi normal otot jantung.

Namun, manfaat ini tidak berarti bahwa mengonsumsi jagung muda secara langsung dapat mencegah atau mengobati penyakit jantung.

Untuk menjaga kesehatan jantung, konsumsilah beragam sayuran, buah-buahan, sumber protein sehat, dan biji-bijian utuh. Batasi pula asupan garam berlebihan serta lemak jenuh.

 

3. Kaya akan vitamin dan mineral

Jagung muda mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang diperlukan untuk menjalankan fungsi tubuh secara normal. Vitamin C, misalnya, berperan dalam pembentukan kolagen, membantu penyerapan zat besi dari makanan nabati, dan mendukung fungsi kekebalan tubuh.

Sementara itu, folat diperlukan dalam pembentukan materi genetik dan proses pembelahan sel. Zat gizi ini penting bagi semua orang, terutama bagi perempuan yang sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil.

Walaupun demikian, jagung muda bukan sumber tunggal yang dapat diandalkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan vitamin dan mineral. Variasikan pilihan sayuran agar asupan zat gizi lebih lengkap.

 

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh membutuhkan berbagai zat gizi agar dapat bekerja dengan baik. Vitamin C dan zat gizi lain yang terdapat dalam pola makan seimbang membantu mendukung fungsi normal sistem imun.

Memasukkan jagung muda ke dalam menu harian dapat membantu menambah variasi asupan sayuran. Akan tetapi, mengonsumsi putren saja tidak cukup untuk meningkatkan kekebalan tubuh secara optimal.

Lengkapi pola makan dengan protein, buah-buahan, sayuran beragam, serta sumber vitamin dan mineral lainnya. Tidur cukup dan aktivitas fisik teratur juga berperan dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Vitamin C: Pentingnya Bagi Kesehatan Tubuh, Seberapa Banyak Yang Dibutuhkan, dan Cara Memperolehnya

 

5. Bantu jaga berat badan

Jagung muda dapat menjadi pilihan sayuran untuk menu makan sehari-hari, termasuk bagi orang yang sedang mengatur berat badan. Teksturnya yang renyah dan kandungan airnya dapat membantu menambah volume makanan tanpa harus menambahkan banyak bahan berkalori tinggi.

Serat juga berperan dalam pola makan yang mengenyangkan. Namun, rasa kenyang yang diperoleh bergantung pada ukuran porsi dan komposisi makanan secara keseluruhan.

Agar menu lebih seimbang, padukan putren dengan sumber protein seperti ikan, telur, tahu, atau tempe. Pilih metode memasak seperti mengukus, merebus, atau menumis dengan sedikit minyak daripada menggoreng dengan banyak minyak.

 

6. Membantu jaga kadar gula darah

Jagung muda mengandung karbohidrat, sehingga tetap dapat memengaruhi kadar gula darah setelah dikonsumsi. Serat dalam sayuran dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan menjadi bagian dari pola makan yang mendukung pengelolaan gula darah.

Namun, respons gula darah dipengaruhi oleh jumlah karbohidrat yang dikonsumsi, ukuran porsi, cara pengolahan, dan makanan lain yang menyertainya.

Orang dengan diabetes tetap dapat memasukkan jagung muda ke dalam menu sesuai kebutuhan masing-masing. Perhatikan porsi, batasi saus manis, dan kombinasikan dengan protein serta sayuran lain. Jangan menganggap putren sebagai makanan yang bebas karbohidrat atau sebagai obat diabetes.

 

7. Melengkapi asupan antioksidan

Antioksidan merupakan senyawa yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Berbagai sayuran mengandung senyawa antioksidan dengan jenis dan jumlah yang berbeda-beda.

Jagung muda dapat menjadi salah satu bagian dari variasi sayuran yang dikonsumsi setiap hari. Namun, manfaat antioksidan dari suatu makanan tidak otomatis berarti makanan tersebut dapat mencegah penyakit tertentu secara langsung.

Untuk memperoleh beragam senyawa pelindung sel, konsumsi berbagai jenis sayuran dan buah dengan warna berbeda, seperti wortel, bayam, tomat, brokoli, dan buah beri.

 

Cara Sehat Mengolah Jagung Muda

Beberapa cara sehat untuk mengolah jagung muda adalah:

 

1. Tumis dengan sedikit minyak

Tumis putren bersama wortel, brokoli, atau buncis menggunakan sedikit minyak. Tambahkan bawang putih dan bumbu secukupnya untuk memperkaya rasa tanpa menggunakan terlalu banyak garam.

 

2. Tambahkan ke dalam sup

Jagung muda dapat dimasukkan ke dalam sup sayuran atau sup ayam. Cara ini memudahkan Anda mengombinasikannya dengan bahan makanan lain yang mengandung protein, vitamin, dan mineral.

 

3. Kukus atau rebus

Mengukus atau merebus merupakan pilihan sederhana untuk mengolah jagung muda tanpa tambahan banyak minyak. Hindari memasaknya terlalu lama agar tekstur tetap renyah.

 

Tips Memilih dan Menyimpan Jagung Muda

Untuk mendapatkan jagung muda yang berkualitas, pilih yang:

  • Tongkolnya yang terlihat segar
  • Bertekstur cukup kokoh
  • Tidak berlendir atau berbau tidak sedap

Simpan jagung muda di dalam lemari es menggunakan wadah bersih atau kantong penyimpanan yang sesuai. Cuci dengan air mengalir sebelum dipotong dan diolah.

Jika membeli jagung muda dalam kemasan, periksa kondisi kemasan dan petunjuk penyimpanan pada label. Untuk produk kalengan, perhatikan kandungan natrium dan tiriskan atau bilas jika sesuai dengan petunjuk produk.

 

Apakah Jagung Muda Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

Jagung muda umumnya aman dikonsumsi setiap hari sebagai bagian dari pola makan yang bervariasi, selama tidak terdapat alergi atau kondisi medis tertentu yang memerlukan pembatasan makanan.

Meski demikian, mengonsumsi satu jenis sayuran saja tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan zat gizi. Variasikan menu dengan sayuran hijau, buah-buahan, protein, dan sumber karbohidrat lainnya.

Jika mengalami perut kembung atau ketidaknyamanan pencernaan setelah mengonsumsi jagung muda, coba sesuaikan porsinya dan perhatikan cara pengolahannya.

 

Kesimpulan

Jagung muda atau putren merupakan sayuran yang praktis, renyah, dan mudah dipadukan dengan berbagai hidangan. Kandungan serat, vitamin, mineral, dan senyawa bioaktifnya dapat membantu melengkapi pola makan sehat.

Beberapa manfaat kesehatan jagung muda meliputi mendukung pencernaan, membantu memenuhi kebutuhan zat gizi, serta menjadi bagian dari pola makan untuk menjaga kesehatan jantung dan berat badan. Namun, manfaat tersebut bergantung pada keseluruhan pola makan dan gaya hidup, bukan pada satu jenis makanan saja.

Untuk memperoleh manfaat yang optimal, olah jagung muda dengan cara yang sehat dan kombinasikan dengan beragam makanan bergizi.

 

FAQ Jagung Muda (Putren)

Beberapa pertanyaan umum seputar jagung muda adalah:

Apa manfaat kesehatan jagung muda?

Jagung muda dapat membantu melengkapi asupan serat, vitamin, dan mineral. Jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang, sayuran ini dapat mendukung kesehatan pencernaan dan membantu memenuhi kebutuhan zat gizi harian.

Apakah jagung muda baik untuk diet?

Ya, jagung muda dapat menjadi bagian dari menu diet karena bisa dipadukan dengan berbagai sayuran dan sumber protein. Pilih cara memasak dengan sedikit minyak dan perhatikan komposisi makanan secara keseluruhan.

Apakah penderita diabetes boleh makan jagung muda?

Umumnya boleh, tetapi porsinya perlu disesuaikan dengan kebutuhan karbohidrat masing-masing. Jagung muda tetap mengandung karbohidrat, sehingga tidak boleh dianggap bebas gula darah.

Apakah jagung muda mengandung serat?

Ya, jagung muda mengandung serat, meskipun jumlahnya bergantung pada varietas dan porsi yang dikonsumsi. Konsumsi bersama buah, sayuran lain, dan biji-bijian utuh untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian.

Bagaimana cara terbaik memasak jagung muda?

Jagung muda dapat dikukus, direbus, ditumis dengan sedikit minyak, atau ditambahkan ke dalam sup. Pilih metode pengolahan yang membatasi penggunaan garam, minyak, dan saus berlebihan.

Published : 19/11/2023
Written By : The Healthy Belly

You Might Like

More Post >
Labu Siam: Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatannya
Continue Reading
Buncis: Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatannya
Continue Reading
MEET the AUTHOR
The Healthy Belly

Discussion

Top Picks

Escherichia Coli (E. Coli): Penyebab, Gejala, Penularan, dan Pencegahan
Continue Reading
Bahaya Asap Karhutla Bagi Kesehatan dan Cara Melindungi Diri
Continue Reading
BAB Berdarah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Continue Reading
Berat Badan Lahir Rendah: Penyebab dan Cara Mencegahnya
Continue Reading