Cara Membersihkan dan Menyiapkan Babat Sapi Agar Tidak Bau dan Empuk Saat Dimasak
Babat sapi atau beef tripe, merupakan salah satu jeroan yang populer dalam berbagai masakan Indonesia, seperti soto, gulai, hingga osengan. Meski memiliki cita rasa yang khas dan tekstur unik, banyak orang enggan mengolah babat karena khawatir dengan bau amis dan proses pembersihannya yang dianggap rumit.
Padahal, jika dibersihkan dan dipersiapkan dengan benar, babat sapi dapat menjadi bahan makanan yang lezat, empuk, dan bebas bau. Berikut panduan lengkap cara membersihkan dan menyiapkan babat sapi sebelum dimasak.
Apa Itu Babat Sapi
Babat adalah bagian lambung sapi yang memiliki tekstur khas.

Umumnya, ada 3 jenis, babat sapi, yaitu:
- Babat handuk (honeycomb tripe)
- Babat polos (blanket tripe)
- Babat jarit (book tripe)
Sebelum dijual, babat biasanya sudah melalui proses pembersihan awal. Namun, pembersihan tambahan di rumah tetap diperlukan untuk memastikan kebersihan, dan menghilangkan bau yang tersisa.
Mengapa Babat Sapi Berwarna Abu-Abu Kehitaman
Babat sapi yang berwarna abu-abu kehitaman adalah warna alami dinding lambung sapi yang belum diproses atau diputihkan dengan klorin.
Mengapa Babat Sapi Berwarna Putih
Babat yang berwarna putih berarti sudah diproses dan diputihkan dengan klorin. Biasanya, babat putih juga sudah dibersihkan sebagian.
Mengapa Babat Sapi Harus Dibersihkan Dengan Benar
Pembersihan babat sangat penting karena membantu:
- Menghilangkan sisa kotoran dan lendir
- Mengurangi bau amis atau bau khas jeroan
- Membuat tekstur lebih bersih dan nyaman dikonsumsi
- Meningkatkan kualitas rasa masakan
Cara Membersihkan dan Menghilangkan Bau Babat Sapi
Berikut adalah panduan lengkap cara membersihkan babat sapi:
1. Rendam dalam air panas

Umumnya, babat yang dijual di pasaran masih belum diproses dan berwarna abu-abu kehitaman.
Oleh karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah merendamnya dalam air mendidih selama 15 menit. Pastikan seluruh permukaan babat terendam air untuk menghilangkan kotoran yang masih menempel.
Kemudian, angkat babat dari air panas, dan biarkan hingga adem, atau cukup dingin untuk dipegang dengan tangan.
2. Buang bagian hitamnya

Setelah babat sudah cukup adem, gunakan pisau tajam untuk mengikis lapisan berwarna abu-abu hitamnya.
Bagian belakang babat memiliki lapisan selaput yang juga perlu dikikis karena teksturnya akan menjadi keras ketika dimasak. Anda mungkin memerlukan sikat kecil (seperti sikat gigi) untuk menyikatnya.
Periksa juga setiap lipatan karena kotoran seringkali tersembunyi di bagian tersebut. Proses ini memang melelahkan dan sangat memakan waktu, tetapi sangat penting.
3. Menghilangkan bau babat

Babat memiliki bau yang sangat khas. Untuk menghilangkan baunya, gunakan garam kasar dan cuka putih.
Taburkan garam kasar secukupnya ke seluruh permukaan babat. Gosok perlahan selama beberapa menit, lalu diamkan selama 10-15 menit.
Setelah 10-15 menit, gunakan cuka putih untuk membilas sisa garam atau kotoran lainnya yang mungkin tersisa. Cuka juga dapat membantu membasmi kuman, meskipun tidak sekuat klorin.
Proses ini bisa diulang jika masih ada sisa lendir.
4. Perebusan awal

Setelah dibersihkan, babat sebenarnya sudah bisa langsung dipakai, tetapi harus direbus terlebih dahulu.
Rebus babat yang sudah dibersihkan selama 15-20 menit. Anda bisa tambahkan beberapa ruas jahe, daun salam, atau serai untuk lebih mengurangi bau babat. Setelah 15-20 menit, angkat babatnya dan buang air rebusannya.
Setelah ini, babat sudah siap digunakan untuk resep apapun.
Cara Menyiapkan Babat Sebelum Dimasak
Setelah empuk, babat siap digunakan untuk berbagai resep.
Potong sesuai kebutuhan
Potong babat menjadi ukuran yang sesuai dengan jenis masakan, misalnya:
- Iris tipis untuk tumisan
- Potongan sedang untuk soto
- Potongan besar untuk gulai atau semur
Tiriskan dan biarkan adem
Tiris babat hingga tidak terlalu basah. Biarkan babat adem sebelum diolah agar lebih mudah dipotong dan dibumbui.
Cara Simpan Babat
Jika tidak langsung digunakan:
- Simpan babat dalam wadah kedap udara
- Babat bisa tahan di kulkas hingga 3 hari
- Untuk penyimpanan lebih lama (beberapa bulan), masukkan ke dalam freezer
Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membersihkan Babat
Beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat membersihkan babat adalah:
1. Tidak membersihkan lipatan babat
Kotoran sering tertinggal di sela-sela lipatan sehingga perlu diperiksa dengan teliti.
2. Tidak mengganti air rebusan pertama
Air rebusan pertama biasanya mengandung banyak kotoran dan aroma kuat yang sebaiknya dibuang.
3. Langsung masak tanpa perebusan awal
Langkah ini dapat menyebabkan babat terasa alot dan masih berbau.
Kesimpulan
Membersihkan dan menyiapkan babat sapi memang membutuhkan sedikit waktu, tetapi hasilnya sepadan. Dengan membilas, menggosok menggunakan garam, merendam dalam jeruk nipis atau cuka, serta merebus dengan rempah-rempah aromatik, babat dapat menjadi lebih bersih, bebas bau, dan empuk. Setelah melalui proses tersebut, babat siap diolah menjadi berbagai hidangan lezat yang menggugah selera.
FAQ Membersihkan Babat
Beberapa pertanyaan seputar cara membersihkan babat adalah:
Apakah babat sapi harus direbus sebelum dimasak?
Ya. Perebusan membantu menghilangkan bau, membersihkan sisa kotoran, dan membuat teksturnya lebih empuk.
Apa yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau babat?
Garam, jeruk nipis, lemon, cuka, jahe, serai, dan daun salam merupakan bahan yang umum digunakan.
Apakah babat bisa disimpan di freezer?
Bisa. Babat yang sudah direbus dapat disimpan dalam freezer selama beberapa bulan jika ditempatkan dalam wadah kedap udara.
Baca Juga: Overnight Oats: Sarapan Sehat dan Praktis yang Kaya Nutrisi